PELANTIKAN ANDRIYANTO A. GANI, A.Md

Bertempat di Ruang Sidang Pengadilan Agama Tilamuta, Ketua Pengadilan Agama Tilamuta Misman Hadi Prayitno, S.Ag., MH mengambil sumpah dan melantik Andriyanto A. Gani, A.Md sebagai Juru Sita. Dalam pengambilan sumpah jabatan dan pelantikan itu, Arman Hendriki Van Gobel, A.Md dan Nurhayati Mustapa Hasan, S.HI bertindak sebagai saksi, serta Yahya Mantulangi sebagai Rohaniwan.

Dalam sambutannya, Ketua Pengadilan Agama Tilamuta mengucapkan selamat kepada pejabat yang baru dilantik, dengan jabatan yang baru ini diharapkan agar dapat melaksanakan tugas dan tanggung jawab dengan sebaik-baiknya sesuai dengan undang-undang dan peraturan yang berlaku, dan selalu memegang sumpah jabatan yang telah diikrarkan dan semoga dapat menjadi pegangan dalam melaksanakan tugas jabatannya.
Juru Sita disamping mempunyai tugas melaksanakan pemanggilan terhadap pihak berperkara, juga menyampaikan pemberitahuan, salinan putusan, melaksanakan penyitaan, ada tugas mulia yang berat dan penuh tanggung jawab yaitu melaksanakan eksekusi.

Sebagai Juru Sita dibutuhkan mental dan fisik yang baik, oleh karena itu dalam diri Juru Sita / Juru Sita Pengganti perlu dibekali kecerdasan intelektual, kecerdasan emosional dan kecerdasan spiritual.
Kecerdasan Intelektual : karena yang dihadapi dalam pelaksanaan eksekusi bukan  saja para pihak yang awam dengan hukum, tetapi banyak praktisi hukum, tokoh masyarakat, dan tokoh agama, dan lain-lain. Oleh karena itu untuk melatih kecerdasan intelektual, perlu banyak membaca literatur hukum dan menuntut ilmu khususnya ilmu hukum.
Kecerdasan Emosional : karena emosi merupakan kemampuan untuk merasa, sedangkan kunci kecerdasan emosi adalah pada kejujuran suara hati dalam diri Juru Sita. Tanyakan pada diri anda, apa yang anda rasakan disaat melaksanakan eksekusi? Apa yang anda perbuat disaat Tereksekusi memaki-maki anda atau menghalangi pelaksanaan eksekusi? Apakah anda takut?, apakah anda marah? dan lain-lain. Itulah suara hati yang menjawab.
Kecerdasan Spiritual : karena kecerdasan spiritual merupakan landasan yang diperlukan untuk memfungsikan intelektual dan emosional secara efektif, sehingga kecerdasan spiritual bagi Juru Sita merupakan kecerdasan tertinggi. Kecerdasan Spiritual adalah kemampuan untuk memberi makna spiritual terhadap pemikiran perilaku dan kegiatan, serta mampu mensinergikan pelaksanaan eksekusi secara komprehensif.
Diakhir sambutannya Misman menambahkan bahwa, dengan bekal kecerdasan diatas, Juru Sita dalam melaksanakan eksekusi tidak ada rasa takut, tidak ada rasa was-was, tidak takut dengan Pengacara, tidak takut gagal, bahkan tidak takut tidak selamat, niatkan semua pekerjaan karena menjalankan tugas negara, niatkan untuk beribadah, disisi Juru Sita Allah yang menjaga, Insya Allah pelaksanaan eksekusi berjalan sesuai dengan yang diharapkan. Acara pengambilan sumpah jabatan dan pelantikan ditutup dengan foto bersama. (Irvan Umar, S.Kom)

 

 

Pengunjung

Hari ini: 4
Kemarin: 4
Minggu Ini: 17
Minggu Lalu: 9
Bulan Ini: 65
Bulan Kemarin: 122
Total: 4651

Indonesia 93.2%Indonesia
United States 3%United States
Malaysia 2.4%Malaysia
Republic Of Korea 0.6%Republic Of Korea
Australia 0.6%Australia
Download Full Premium themes - Chech Here
Free artbetting.net bookamkers reviw.
Visitor counter, Heat Map, Conversion tracking, Search Rank
http://b.artbetting.net/