518 PA TILAMUTA GELAR SOSIALISASI BUDAYA PELAYANAN PRIMA EXCELLENT SERVICE

Kegiatan Pengadilan

PA Tilamuta Gelar Sosialisasi Budaya Pelayanan Prima (Excellent Service)

Tilamuta (20/06) bertempat di Ruang Sidang Pengadilan Agama Tilamuta, telah dilaksanakan kegiatan Pelatihan Budaya Pelayanan Prima (Excellent Service) oleh Bank BRI Cabang Marisa. Pihak Bank BRI dipandu oleh Fikri selaku Penjabat di Bagian Funding, Ivan bagian Kredit, Iin selaku Customer Service dan Fahri selaku Public Relation Manager Bank BRI KCP Tilamuta. Peserta pelatihan yang tidak lain adalah seluruh pegawai PA Tilamuta, khususnya Petugas PTSP terlihat begitu antusias mengikuti jalannya kegiatan ini.

 200623 1

Kegiatan diawali dengan Role Play Pelayanan Prima dari Customer Service Bank BRI sebagai role petugas yang melayani, sementara pihak keduanya dari pegawai PA Tilamuta sebagai role nasabah / pengguna layanan.

"Kita harus terus membiasakan budaya pelayanan prima 5S dalam melayani, jadi diawali dengan Senyum Salam Sapa Sopan dan Santun". Jelas Fikri disela-sela memandu Role Play

"Senyum yang kita tampilkan harus natural dan tulus, jika  diukur cukup 2 jari dari ujung bibir ditarik ke atas." Lanjut Fikri

"Sebelum duduk, pastikan kita perkenalkan identitas kita dulu, setelah itu kita bisa menanyakan identitas pengguna layanan tersebut, sehingga terjalin keakraban dan kenyamanan saat kita menyebut namanya" Jelas Fikri

Dalam kesempatannya Fikri menyebutkan bahwa untuk Bahasa yang digunakan menyesuaikan dengan karakter pihak yang datang, kita bisa menggunakan bahasa formal yang baik dan baku, tetapi dalam case tertentu kita bisa menggunakan bahasa sehari-hari / bahasa Gorontalo, jika sudah kenal dengan pengguna layanan itu, sehingga proses komunikasi jadi lebih santai dan tidak tegang.

"Biasanya dalam pelayanan kita akan bertemu dengan karakter yang berbeda-beda, nah proses santun kita itu diuji ketika bertemu dengan nasabah yang emosi atau banyak pertanyaan" Ujar Fikri

"Jadi dalam pelayanan bank itu, kita diberi target penyelesaian proses layanan masing-masing 3 s.d 5 menit per layanan." Jelas Fikri

"Makanya kita harus terbiasa untuk tenang dalam pembawaan, dan mencari jalan untuk mengalihkan pelayanan dengan mengakhirinya dengan konseling, sembari mencari solusi terbaik." Saran Fikri. Semua petugas PTSP, bahkan Satpam pun mendapat giliran untuk Role Play. Mereka belajar bagaimana melayani pihak yang datang, bagaimana membuka salam sampai dengan menutup salam.

 200623 2

Peserta yang hadir terlihat begitu antusias mengamati petugas PTSP yang role play, diakhir pemaparan peserta diberi kesempatan untuk mengomentari jalannya Role Play. Setelah kegiatan Role Play berakhir, materi selanjutnya adalah perihal over kredit yang disampaikan oleh Ivan dan Materi Lending Biaya Perkara dari Fahri. Kegiatan pun ditutup dengan sesi foto bersama. (ZUL)